TINGKAT KEMANDIRIAN, FUNGSI INTEKTUAL DAN STATUS MENTAL LANSIA DI PSWT BUDI MULIA 1 CIPAYUNG JAKARTA TIMUR

Penulis

  • Musripah Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Sri Laela Akper Hermina Manggala Husada

DOI:

https://doi.org/10.48079/jikal.v6i1.99

Kata Kunci:

lansia, tingkat kemandirian, fungsi Intelektual dan status mental lansia

Abstrak

Menua merupakan proses yang berangsur – angsur mengakibatkan perubahan yang kumulatif. Dengan bertambahnya umur, fungsi fisiologis dan  psikologis mengalami penurunan akibat proses penuaan antara lain : penurunan fisik,  penurunan   memori, kemunduran kognitif  dan depresi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kemandirian, fungsi intelektula dan status mental lansia di PSWT Budi Mulia 1 Cipayung Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan desain studi deskriptif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian bertempat di Panti Tresna Werdha Budi Mulia 1 Cipayung” Jakarta Timur. Penelitian ini  menggunakan instrumen Bartel Indeks untuk menilai tingkat kemandirian, instrumen short Portable Status Mental Quisionnaire (SPMSQ) untuk mendeteksi adanya tingkat kerusakan intelektual,  instrumen Mini mental state examination (MMSE) untuk menilai adanya gangguan kognitif dan instrumen Geriatric Depression Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 35 % lansia dengan  ketergantungan sebagian, 6 % lansia dengan gangguan fungsi intektual sedang,  8 %  dengan gangguan fungsi intektual ringan, 24 % lansia  mengalami kerusakan mental dan 84% lansia mengalami resiko depresi dan 12 % lansia mengalami  depresi ringan. Kesimpulan  dalam penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Tresna              Werdha Cipayung Jakarta Timur berisiko mengalami depresi.

Diterbitkan

2023-04-27 — Diperbaharui pada 2023-04-27

Versi

Terbitan

Bagian

Artikel