JENIS KELAMIN, AKTIVITAS , KEPATUHAN PENGOBATAN, DUKUNGAN KELUARGA DAN PENGHASILAN BUKAN PENYEBAB RELAPS GANGGUAN JIWA

Penulis

  • Renta Sianturi STIKes Mitra Keluarga
  • Ika Juita Gyaningtias Mitra Keluarga Health College

DOI:

https://doi.org/10.48079/jika.v9i1.177

Kata Kunci:

Aktivitas Terjadwal Relaps, Dukungan Keluarga, Gangguan Jiwa, Kepatuhan Pengobatan,

Abstrak

Pendahuluan: Gangguan jiwa merupakan penyekit kronis yang tidak dapat disembuhkan, sehingga pasien dengan gangguan jiwa sering mengalami relaps. Angka kejadian relaps mengalami peningkatan dari tahun 2021 sebanyak 54% menjadi 80% selama lima tahun terakhir. Penyebab relaps sangat bervariasi mulai dari , melibatkan ketidakpatuhan pengobatan, dukungan keluarga, masalah ekonomi, serta stigma social. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang menyebabkan relaps pada pasien gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 40 dengan teknik sampling consecutive sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner dukungan keluarga, kepatuhan pengobatan dan Karakteristik responden. Hasil: Hasil penelitian didapatkan hubungan jenis kelamin dengan kejadian relaps p value 0,398 (> 0,05); penghasilan dengan kejadian relaps p value 0,071 (>0,05), aktivitas  terjadwal tidak berhubungan dengan kejadian relaps p value 0,94 (> 0,05); Dukungan keluarga tidak berhubungan dengan kejadian relaps  p value 0,168 (>0,05); kepatuhan pengobatan dengan kejadian relaps p value 0,629 (>0,05). Kesimpulan: Jenis kelamin, penghasilan, aktivitas terjadwal bukan merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian relaps pada pasien gangguan jiwa. Rekomendasi: berdasarkan hasil penelitian diharapkan untuk diteliti terkait lama menderita gangguan jiwa, pengetahuan keluarga tentang gangguan jiwa dan penerimaan sosial

Referensi

Zukowska Z, Allan S, Eisner E, Ling L, Gumley A. Fear of relapse in schizophrenia: a mixed-methods systematic review. Soc Psychiatry Psychiatr Epidemiol. 2022;57(7):1305–18.

Amha H, Getnet A, Munie BM, Workie T, Alem G, Mulugeta H, et al. Relapse rate and predictors among people with severe mental illnesses at Debre Markos Comprehensive specialized hospital, Northwest Ethiopia: a prospective follow up study. Eur Arch Psychiatry Clin Neurosci. 2024 Sep;

Mi WF, Chen XM, Fan TT, Tabarak S, Xiao JB, Cao YZ, et al. Identifying Modifiable Risk Factors for Relapse in Patients With Schizophrenia in China. Front Psychiatry. 2020;11(September):1–11.

Widyowati A, Murti B, Sudiyanto A. Relationship of ability of family caregivers and society’s stigma to prevent relapse and improve the quality of life for people with mental disorders. Open Access Maced J Med Sci. 2021 Jan;9:1190–3.

Hasibuan S, Rodliyah I, Thalhah SZ, Ratnaningsih PW, E AAMS. METODE PENELITIAN KUALITATIF. 1st ed. Dr. Muhammad Hasan, S.Pd. MP, editor. 2022. 260 p.

Buhar ADY, Arman, Gobel FA. Faktor Risiko Kejadian Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Malangke Barat Kec. Malangke Barat kab. Luwu Utara tahun 2022. J Muslim Community Heal. 2023;4(3):200–10.

Fillah MIA, Kembaren L. Karakteristik dan Tingkat Pengetahuan tentang penyakit skizofrenia. J Ilm Multidisiplin. 2022;1(12):4472–7.

Agustaria Ginting. Karakteristik Penderita Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Prof.DR.M. Ris Ilmu Kesehat Umum [Internet]. 2024;2(1):1–21. Available from: https://jurnal.stikeskesosi.ac.id/index.php/JRIKUF/article/download/68/96

Ningsih UTS, Saidah Syamsuddin, Wahidah Jalil, Irma Santy, Mochammad Erwin Rachman. Karakteristik dan Angka Kejadian Skizofrenia Rawat Inap di RSKD Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021. Fakumi Med J J Mhs Kedokt. 2024;3(11):843–52.

Prabhawidyaswari NMC, Yanti NPE, Saraswati WS, Darmawan IPE, Puspitasari NPR, Suari DAWM, et al. Hubungan Karakteristik Keluarga terhadap Frekuensi Kekambuhan pada Pasien dengan Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. J Ber Ilmu Keperawatan. 2022;15(1):15–26.

Mustakima K, Saputri ME, Rifiana AJ. Analisis Faktor Perawatan Keluarga dengan Klien Orang dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ ) Di RSUD Depok Jawa Barat. J Nurs Innov. 2023;2(1):28–35.

Liana L, Abdullah A, Marthoenis. Analisis Determinan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien. J Ilmu Kesehat Masy. 2025;14(91).

Surahmat R, Akhriansyah M, Agustina N, Arisandi W. Pendampingan ODGJ dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa Melalui Penerapan Aktivitas Terjadwal di Yayasan Mitra Mulia Husada Palembang. 2025;7(2):412–20.

Abdullah R, Harun B, Ahmad EH, Fitri NA. Penerapan Mengontrol Halusinasi Dengan Melakukan Aktivitas Terjadwal Di Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. Progr Stud DIII Keperawatan STIK Makassar. 2024;1:166–72.

Aass LK, Moen ØL, Skundberg-Kletthagen H, Lundqvist LO, Schröder A. Family support and quality of community mental health care: Perspectives from families living with mental illness. J Clin Nurs. 2022;31(7–8):935–48.

Kharisma N, Agustriyani F, Damayanti R, Surmiasih. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitias Hidup Keluarga Dalam Merawat Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Ambarawa Kabupaten Pringsewu. Heal Res J Indones. 2025;3(3):180–6.

Listyarini AD, Dana TW, Arsy GR, Hindriyastuti S. Dukungan Keluarga Pada Perawatan Pasien Gangguan Jiwa Post Rawat Inap Di Rumah Sakit. Shine Cahaya Dunia Ners. 2023;8(02):17.

Lin D, Joshi K, Keenan A, Shepherd J, Bailey H, Berry M, et al. Associations Between Relapses and Psychosocial Outcomes in Patients With Schizophrenia in Real-World Settings in the United States. Front Psychiatry. 2021;12(October):1–12.

Mlay JP, Naidu T, Ramlall S, Mhlungu SS, Zondi M, Lessells R, et al. Risk factors and strategies for relapse prevention among individuals living with serious mental illness in South Africa: Qualitative inquiry from patients’ and caregivers’ perspectives. PLoS One. 2024;19(8):1–19.

Birhan B, Rtbey G, Gelaw KA. Relapse and associated factors among psychiatric patients in Africa: a systematic review and meta-analysis. BMC Psychiatry. 2025;25(1).

Amalia I, Wilson, Hermawati E. Hubungan Karakteristik Pasien Skizofrenia terhadap Tingkat Kekambuhan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sungai Bangkong Pontianak. J Cerebellum. 2022;8(2):1–6.

Eneh OC, Eneh CA. An Analysis of Demographic, Socio- Economic and Clinical Variables for Mental Illness and Mental Illness Relapse in South-East Nigeria. Sci Rep. 2024;14(1):1–9.

Maharani M. Schedulling activity untuk meningkatkan aktivitas sehari-hari penderita skizofrenia. Procedia Stud Kasus dan Interv Psikol. 2021;9(3):100–6.

Atmojo BSRA, Fatimah WN. Mengontrol Gangguan Persepsi Sensori dengan Aktivitas yang Terjadwal. J Keperawatan Jiwa. 2022;11(1):61.

Tanjung A, Helena NC, Putri DE. Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dan Kepatuhan Minum Obat Dengan Kekambuhan Klien Gangguan Jiwa Berat. J Keperawatan Abdurrab. 2021;4(2):1–7.

Idayati, Suci NW. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di Poliklinik Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung Tahun 2022. Healthc Nurs J. 2023;5(1):661–8.

Wulandari R, Herawati VD, Sutrisno. Hubungan Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Minum Obat dengan Tingkat Kekambuhan pada Orang dengan Skizofrenia (ODS) di RSJD Surakarta. J Kesehat. 2022;11(2):2721–8007.

Pahlawan RG, Zahra SFA. Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia di Puskesmas Batujajar Tahun 2024. J Ris Sains dan Kesehat Indones. 2025;2(2):80–6.

Mbaloto FR, Ntidi A. Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Kekambuhan Pasien Gangguan Jiwa Skizofrenia di Rumah Sakit Daerah Madani Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Pustaka Katulistiwa. 2022;03(1):21–6.

Hasanah N, Rahmawati A, Pamungkas BA. Hubungan Kepauhan Minum Obat dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di Ruang Kutilang Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung The Corelation Of Adherence To Taking Medications With Recurrence In Schizophrenic Patients In The Kutilang Room Of The Psychiatric. J Ilm Kesehat. 2024;13(1):2024.

Muliyani M, Isnani N, Putra Solihin RAAHS. Hubungan Kepatuhan Minum Obat Terhadap Tingkat Kekambuhan Pasien Skizofrenia Di Poli Jiwa Rsud. Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. J Kaji Ilm Kesehat dan Teknol. 2020;2(1):35–9.

Putra FA, Widiyono, Sukmonowati W. Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Tingkat Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia. J Ilmu Keperawatan. 2021;14(1):42–8.

Diterbitkan

2026-04-14