Faktor-Faktor Kecemasan Keluarga Pasien pada Perawatan Intensif di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi
DOI:
https://doi.org/10.48079/jika.v9i1.168Kata Kunci:
kecemasan keluarga; Intensive Care Unit; faktor determinan; keperawatan keluarga.Abstrak
Kecemasan keluarga pasien yang menjalani perawatan intensif merupakan respons psikologis yang sering muncul akibat kondisi pasien yang kritis dan situasi perawatan yang penuh ketidakpastian. Kecemasan yang tidak terkelola dapat mengganggu kesejahteraan keluarga serta berpotensi memengaruhi proses pengambilan keputusan perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkaitan dengan tingkat kecemasan keluarga pasien pada perawatan intensif di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 81 responden keluarga pasien yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner karakteristik responden dan Hamilton Anxiety RatingScale (HARS). Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia (p = 0,005), jenis kelamin (p = 0,023), status sosial ekonomi (p < 0,001), dan pengalaman sebelumnya merawat anggota keluarga di ruang Intensive Care Unit (ICU) berhubungan secara signifikan dengan tingkat kecemasan keluarga pasien. Sebaliknya, tingkat pendidikan (p = 0,667) dan persepsi terhadap peran perawat (p = 0,847) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya asesmen psikososial keluarga sejak awal perawatan serta penguatan pendekatan keperawatan berbasis keluarga untuk menurunkan tingkat kecemasan keluarga pasien pada perawatan intensif
Kata kunci: kecemasan keluarga; Intensive Care Unit; faktor determinan; keperawatan keluarga.
Referensi
Agustin, W. R. (2019). Pendekatan perawat pada keluarga pasien yang mengalami kecemasan karena anggota keluarganya dirawat di ruang ICU. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 8(1), 1–7.
Amass, T., Curtis, J. R., May, P., & Khandelwal, N. (2022). Stress-related disorders of family members of patients admitted to the Intensive Care Unit. JAMA Internal Medicine, 182(6), 624–633. https://doi.org/10.1001/jamainternmed.2022.1234
Anandiyanah. (2021). Gambaran tingkat kecemasan keluarga pasien di ruang ICU. Jurnal Keperawatan, 6(1), 10–27.
Annisa, D. F., & Ifdil, I. (2019). Konsep kecemasan (anxiety) pada lanjut usia. Konselor, 5(2), 93–102.
Barkah Waladani, Podo Yuwono, E. S. Association Between Anxiety Levels and Demographic Characteristics of ICU Patients’ Family Members. Int. J. Pharm. Bio-Medical Sci. 05, (2025).
Barbek, R. M. E., Makowski, A. C., & von dem Knesebeck, O. (2022). Social inequalities in health anxiety: A systematic review and meta-analysis. Journal of Psychosomatic Research, 153, 110706. https://doi.org/10.1016/j.jpsychores.2021.110706
Fang, T. T., Liu, W., Zheng, X., & Li, J. (2022). Anxiety and perceived social support among family members of ICU patients. Chinese Medical Journal, 135(3), 317–320.
Harlina, & Aiyub. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan keluarga pasien di unit perawatan kritis. JIM FKep, 3(2), 192–200.
Hastuti, R. Y., Windarti, T., & Kemaludin, K. (2021). Pendidikan kesehatan dan kecemasan keluarga pasien ICU. Jurnal Sahabat Keperawatan, 3(1), 66–76.
Hidayah, N., Kurniawati, D. A., Umaryani, D. S. N., & Ariyani, N. (2023). Hubungan usia dengan tingkat kecemasan pasien. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(1), 51–58.
Liu, G., Liu, W., Zheng, X., & Li, J. (2023). Household income and anxiety disorders. Frontiers in Psychiatry, 14, 1–8. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2023.123456
Maulana, I., Susanto, W., & Rochmawati, D. H. (2025). Peran perawat dan kecemasan keluarga pasien ICU. Jurnal Keperawatan, 3(2), 168–179.
Mohanty, S., dkk. (2023). Socioeconomic burden of critically ill patients. Cureus, 15, e35598. https://doi.org/10.7759/cureus.35598
Naef, R., von Felten, S., & Ernst, J. (2021). Psychological distress in family members of ICU patients. Biopsychosocial Medicine, 15(1), 1–9.
Nazneen, N. A. (2020). Gender differences in anxiety and depression. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 8(1), 696–710.
Pardede, J. A. (2020). Perilaku caring perawat dan kecemasan keluarga pasien. Indonesian Journal of Nursing Practice, 11(1), 42–47.
Setyaningsih, S., & Fitriana, N. F. (2024). Faktor-faktor kecemasan keluarga pasien ICU. Nursing Science Journal, 8(1), 47–55.
Siringoringo, E. E., & Sigalingging, V. Y. (2023). Tingkat kecemasan keluarga pasien ICU. Jurnal Keperawatan Mersi, 12(1), 55–62.
Soewondo, P., Johar, M., & Pujisubekti, R. (2022). Akses pelayanan kesehatan keluarga berstatus ekonomi rendah. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 21(1), 108–124.
Stuart, G. W. (2016). Principles and practice of psychiatric nursing. Elsevier.
Wantiyah, dkk. (2020). Family needs in Intensive Care Unit: A mixed-methods study. Pakistan Journal of Medical & Health Sciences, 14(1), 27.
Widiastuti, L., Gandini, A. L. A., & Setiani, D. (2023). Lama rawat dan kecemasan keluarga pasien ICU. SAINTEKES, 2(3), 225–233.
Wijayanti, L., Septianingrum, Y., & Sulistyorini. (2022). Komunikasi interaktif dan kecemasan keluarga ICU. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(2), 252–257.
World Health Organization. (2022). Mental disorders: Fact sheets. WHO.
Yoshiyasu, I., et al. (2023). Risk factors for post-intensive care syndrome-family. Heart & Lung, 59, 1–7.
Zhang, Q., et al. (2022). Psychological attachment and long-term anxiety in ICU family members. Critical Care Explorations, 4, e0753.







